Kamis, 11 Juni 2009

Mano Demo Bantak KL Isu Ambalat

Manohara demo bantah KL isu Ambalat
Jun 11, 09 1:25pm
kemaskini 7.42pm Manohara Odelia Pinot, ketika sibuk dengan dakwaannya terhadap putera Sultan Kelantan, melapangkan masa berdemonstrasi menentang Malaysia berhubung isu pencerobohan di Ambalat.

Bekas model muda itu, yang digelar Cik Puan Temenggong Kelantan, menyertai bantahan NGO republik itu yang dikenali Laskar Merah Putih di depan kedutaan Malaysia di Jakarta petang semalam, lapor akhbar internet popular Detik.com.

Dengan bertopi seragam NGO itu, wanita 17 tahun itu melaungkan suara bantahannya, di sisi ibunya Daisy Fajarina, di atas sebuah kenderaan bersama ratusan pengikut Laskar Merah Putih, badan yang turut membantu melarikannya dari Singapura, 31 Mei lalu.

Dengan bersemangat dan berapi-api, Manohara dilaporkan menggesa Indonesia bersikap tegas mempertahankan wilayah Ambalat, di tenggara Sabah, yang menjadi pertikaian dua negara itu dan dipercayai mengandungi minyak.

"Tanah Ambalat mutlak milik kita, jadi tidak perlu ada pembicaraan," Manohara dipetik berkata dalam bahasa Inggeris di Jalan Rasuna Said yang menempatkan bangunan beberapa kedutaan asing, termasuk Malaysia.

"Sebagai generasi muda, saya sangat peduli dengan kasus ini."

Gelagat Manohara - yang menjadi tumpuan besar rakyat Indonesia susulan dakwaan-dakwaan panas terhadap suaminya Tengku Muhammad Fakhry Petra di media - memancing minat pemandu kenderaan yang lalu lalang di jalan tersebut.

Sebahagiannya malah dilaporkan sengaja memberhentikan kenderaan masing-masing untuk melihat gadis manis itu berdemonstrasi buat kali pertama.

Sementara itu, speaker parlimen Indonesia, Agong Laksono berkata panglima Tentera Laut Diraja Malaysia, Laksamana Datuk Seri Abdul Aziz Jaafar telah menyampaikan permohonan maaf kepada republik itu berhubung pencerobohan kapal peronda negara ini.

Tempo Interaktif petang ini melaporkan, permohonan maaf disampaikan dalam satu pertemuan dengan lima wakil jawatankuasa pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang berkunjung ke Kuala Lumpur baru-baru ini.

Walaupun positif dengan maaf itu, Agong bagaimanapun dilaporkan berharap kerajaan Malaysia sendiri melalui perdana menteri mengutus surat rasmi untuk berbuat demikian.

Laman web berita itu memetik Agong sebagai berkata "Indonesia sudah puas bersabar atas tindakan pencerobohan yang sering berlaku."

Kerabat Lapor Polis Tuduhan Manohara

Kerabat lapor polis tuduhan Manohara
Jimadie Shah Othman | Jun 11, 09 11:38am
kemaskini 10.03pm Tengku Temenggong Kelantan hari ini membuat laporan polis terhadap isterinya Manohara Odelia Pinot yang mendakwa putera Sultan Kelantan itu menderanya.

Tengku Muhammad Fakhry Petra hadir bersama peguamnya Mohd Haaziq Pillay petang ini di ibu pejabat polis Dang Wangi, Kuala Lumpur.

Dalam sidang media sejurus selepas jam 8 malam ini, peguam itu berkata Tengku Temenggong menafikan segala dakwaan yang dilemparkan oleh isterinya dan ibu mertuannya Daisy Fajarina.

"Laporan (polis) yang telah dibuat adalah terhadap mereka yang menyebarkan fitnah tersebut. Laporan itu mengatakan Manohara dan ibunya," kata Mohd Haaziq.

Beliau enggan mendedahkan bila aduan dibuat dan tempoh masa polis mengambil keterangan Tengku Muhammad Fakhry.

Sekumpulan 40 wartawan menunggu sidang akhbar tersebut sejak jam 3 petang di sebuah hotel dekat Menara Berkembar Kuala Lumpur.
Sebahagiannya daripada media Indonesia, termasuk stesen, akhbar dan agensi berita nasionalnya, Antara.

Peguam tersebut enggan menyatakan secara khusus dakwaan-dakwaan tertentu yang dinafikan anak guamnya.

"Apa yang telah ditulis (di media). Kamu mungkin lebih tahu," katanya.

Tambahnya, Tengku Muhammad Fakhry merancang mengambil tindakan saman fitnah terhadap Manohara, Daisy dan mungkin melibatkan "sesiapa sahaja yang menyebarkan tuduhan dan maklumat palsu."

Tindakan undang-undang itu akan diputuskan kemudian, kata Mohd Haaziq dalam sidang media kira-kira 10 minit yang turut disertai kenalan dekat kerabat tersebut, Mohd Soberi Shafii.

Mohd Haaziq juga enggan menjelaskan tarikh tindakan undang-undang akan dibuat, sebaliknya hanya berkata: "Sehingga saya siapkan kertas saya."

Beliau menambah, anak guamnya juga tidak bercadang membuat laporan di Indonesia kerana "kejadian dikatakan berlaku di Malaysia, bukan di Indonesia."

Diminta mengulas dua laporan polis berasingan yang dibuat Manohara dan suaminya di dua negara yang dianggap tidak akan menyelesaikan isu tersebut, peguam itu berkata: "Tidak apa, kita tengok nanti."

Dihubungi selepas sidang media tersebut, seorang pegawai polis Dang Wangi mengesahkan laporan itu dibuat kira-kira jam 7 petang tadi.

Selasa minggu lalu, dua hari selepas Manohara melarikan diri ke Jakarta, Tengku Temenggong Kelantan memberikan tempoh tujuh hari kepada isterinya bagi mengemukakan bukti penderaan seperti didakwanya atau bakal menghadapi tindakan undang-undang.

Manohara dan Daisy juga dituntut membuat permohonan maaf secara terbuka terhadap kesemua dakwaannya yang dibuatnya sejak hujung April lalu.

Bagaimanapun, setelah tempoh seminggu itu tamat semalam, amaran putera ketiga Sultan Kelantan itu tidak dilayan – malah, foto-foto yang didakwa menunjukkan kesan penderaan terhadap Manohara mula didedahkan kepada media (foto kanan).

Bekas model muda itu, yang digelar Cik Puan Temenggong Kelantan, juga membuat aduan polis terhadap Sultan Kelantan, Raja Perempuan Kelantan dan kenalan suaminya Mohd Soberi Shafii, selain Tengku Muhammad Fakhry sendiri.

Demo Ambalat, Manohara Datangi Kedutan Besar Malaysia

Rabu, 10/06/2009 16:34 WIB
Demo Ambalat, Manohara Datangi Kedubes Malaysia
Rachmadin Ismail - detikNews

Jakarta - Manohara Odelia Pinot membuktikan omongannya untuk menjadi seorang aktivis. Bersama Laksar Merah Putih, mantan model cantik itu berdemo tentang blok Ambalat yang diklaim oleh Malaysia.

Dengan bersemangat, Mano meminta Indonesia bersikap tegas soal blok Ambalat. "Tanah Ambalat mutlak milik kita, jadi tidak perlu ada pembicaraan," kata Mano.

Berbaju Laskar Merah Putih, Mano tampak berapi-api berbicara dengan megaphone di dalam mobil Toyota Alphard di depan Kedubes Malaysia di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (10/6/2009). Wajah cantiknya muncul di kap mobil yang dibuka.

"Sebagai generasi muda, saya sangat peduli dengan kasus ini," kata Mano dalam bahasa Inggris.

Penampilan Mano ini tentu saja menyita pengendara yang melintas di jalan protokol tersebut. Beberapa pengendara bahkan sengaja berhenti dan memarkir kendaraannya untuk melihat Mano berdemo.

(ken/iy)

Manohara Sakit Deman

Kamis, 11/06/2009 15:08 WIB
Manohara Sakit Demam
Niken Widya Yunita - detikNews

Video Terkait
Aksi Manohara di Kedubes Malaysia
Foto Terkait
Foto Penyiksaan Manohara Jakarta - Model cantik Manohara Odelia Pinot yang mengaku dianiaya suaminya Pangeran Kesultanan Kelantan Tengku M Fakhry kini sakit. Ia kena demam sehingga hanya berdiam diri di rumah.

"Lagi nggak enak badan, sakit demam," ujar pengacara Mano, Farhat Abbas kepada detikcom, Kamis (11/6/2009).

Sebelumnya saat menonton premier film Ketika Cinta Bertasbih (KCB) di 21 EX Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Mano mengeluh sakit flu.

Kegiatan Mano terakhir di depan publik yakni berdemo di depan kantor Kedubes Malaysia. Namun demo Mano tidak berkaitan dengan penganiayan dirinya melainkan mengecam provokasi Malaysia di perairan Ambalat.

Mano telah melakukan visum atas luka-luka yang disebabkan suaminya. Hasil visum luar menemukan adanya luka sayat di sekujur tubuh Mano antara lain di dada, di paha dan di punggung. Mano masih menunggu hasil pemeriksaan urine dan darahnya untuk memastikan obat-obatan yang pernah disuntikkan Fakhry ke tubuh model 17 tahun itu.

Mano juga sudah melapor ke Mabes Polri atas penganiyaan yang dilakukan Fakhry. Selain Fakhry, Mano melaporkan Sultan Kelantan dan istrinya serta sejumlah kerabat dan teman Fakhry.

(nik/iy)

Manohara Lapor Ke Deplu Pekan Depan

Kamis, 11/06/2009 16:54 WIB
Manohara Lapor ke Deplu Pekan Depan
Niken Widya Yunita - detikNews

AFP Video Terkait
Manohara Kabur dari Fakhry
Foto Terkait
Manohara Jumpa Pers Jakarta - Manohara Odelia Pinot, model cantik Indonesia yang mengaku dianiaya suaminya Tengku Muhammad Fakhry akan melapor ke Departemen Luar Negeri (Deplu) pekan depan. Hal itu dilakukan agar laporan penganiayaan Mano ke Mabes Polri dapat diteruskan ke Polisi Diraja Malaysia.

"Nanti lagi dikoordinasikan. Pekan depanlah lapornya," ujar pengacara Mano, Farhat Abbas kepada detikcom, Kamis (11/6/2009).

Menurut Farhat, rencananya gadis blasteran Indonesia-Amerika itu Jumat (12/6/2009) akan ke Dubes Amerika, Jakarta Pusat. Mano akan mengadukan kasus penganiayaan yang dilakukan suaminya.

"Dia kan juga warga negara Amerika. Kalau Indonesia nggak mampu (membantu laporan), ya kita ke Amerika," katanya.

Mano telah melakukan visum atas luka-luka yang disebabkan suaminya. Hasil visum luar menemukan adanya luka sayat di sekujur tubuh Mano antara lain di dada, di paha dan di punggung. Mano masih menunggu hasil pemeriksaan urine dan darahnya untuk memastikan obat-obatan yang pernah disuntikkan Fakhry ke tubuh model 17 tahun itu.

Mano juga sudah melapor ke Mabes Polri atas penganiyaan yang dilakukan Fakhry. Selain Fakhry, Mano melaporkan Sultan Kelantan dan istrinya serta sejumlah kerabat dan teman Fakhry.

(nik/iy)

Pengacara Mano: Itu Bentuk Kepanikan Fakhry

Jumat, 12/06/2009 08:16 WIB
Mano Dipolisikan
Pengacara Mano: Itu Bentuk Kepanikan Fakhry
Moksa Hutasoit - detikNews

Foto: AFP Jakarta - Kubu Manohara Odelia Pinot menanggapi enteng laporan Tengku Tumenggung Muhammad Fakhry ke polisi Kuala Lumpur. Laporan itu dinilai sebagai bentuk kepanikan Fakhry atas bukti yang mereka miliki.

"Itu pengalihan opini, pembelaan mereka saja karena kita punya bukti visum," ujar salah satu pengacara Mano, Farhat Abbas, kepada detikcom, Jumat (12/6/2009).

Pangeran Kesultanan Kelantan itu melapor ke Kantor Polisi Daerah Dang Wangi, Kuala Lumpur, sekitar pukul 19.00 waktu Malaysia, 11 Juni kemarin. Laporan itu mengenai fitnah yang dilakukan oleh Mano dan ibunya.

Dengan adanya bukti yang dimiliki, Farhat menilai, laporan itu menunjukkan kepanikan Fakhry. Pasalnya, selama ini Fakhry merasa tuduhan Mano hanyalah isapan jempol belaka.

Lebih lanjut Farhat menjelaskan, seharusnya kubu Kelantan membuktikan dulu tuduhan mereka dalam kasus penganiayaan Mano. Jika memang tidak terbukti, Fakhry dipersilakan melapor balik.

"Kalau mereka (Fakhry) tidak bersalah, mereka baru boleh melapor," jelasnya.

Farhat siap menemani Mano dan ibunya jika kliennya itu dipanggil oleh kepolisian Malaysia. Namun harus ada jaminan terlebih dahulu jika mereka berdua akan dapat kembali pulang ke Indonesia.

"Kalau ada jaminan Kedubes AS dan Indonesia tentang keselamatan mereka, boleh saja," pungkas dia.

Fakhry Balik Laporan Manohara dan Daisy ke Polisi

Jumat, 12/06/2009 00:12 WIB
Fakhry Balik Laporkan Manohara dan Daisy ke polisi
Ramdhan Muhaimin - detikNews

Kuala Lumpur - Tengku Tumenggung Muhammad Fakhry balik melaporkan istrinya Manohara Odelia Pinot ke polisi. Didampingi oleh pengacaranya Mohd Haazid, Pangeran Kesultanan Kelantan itu melapor ke Kantor Polisi daerah Dang Wangi, Kuala Lumpur, pukul 19.00 waktu Malaysia, Kamis (11/6/2009).

Dalam jumpa pers dengan media Malaysia dan Indonesia yang digelar di Hotel Mandarin, Kuala Lumpur, Haazid enggan menanggapi sejumlah pertanyaan dari dari para perburu berita.

"Laporan yang dibuat adalah masalah yang disebarkan fitnah yang dilakukan Mano dan ibunya," kata Haazid dalam jumpa pers yang berlangsung singkat.

Kepala Polisi Daerah Dang Wangi ACP Zulkarnain Abdul Rahman mengatakan, laporan yang dibuat Fakhry akan diteruskan ke kantor Polisi di Kubang Kerian, Kelantan.

"Sebab kejadian terjadi di sana," ujar Zulkarnain singkat tanpa menyebut isi laporan lebih lanjut ketika dihubungi wartawan.

Sebelumnya Mano juga sudah melapor ke Mabes Polri atas penganiyaan yang dilakukan Fakhry. Selain Fakhry, Mano melaporkan Sultan Kelantan dan istrinya serta sejumlah kerabat dan teman Fakhry. (rmd/mok)